SUKABUMI — Pemerintah Kota Sukabumi mencatat realisasi anggaran sebesar Rp22,6 miliar (tepatnya Rp22.655.608.900) sepanjang tahun 2025 untuk mendanai 12 program unggulan daerah. Program-program ini merupakan pilar utama dalam mengeksekusi visi dan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota.
Berdasarkan data terbaru dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi, serapan anggaran terbesar dialokasikan untuk sektor kesejahteraan sosial dan pelayanan publik dasar.

Insentif Petugas Lapangan dan Penguatan Layanan Kesehatan
Porsi anggaran paling besar, yakni senilai Rp16,6 miliar, digelontorkan pemerintah daerah sebagai bentuk apresiasi dan insentif bagi ujung tombak masyarakat. Dana ini disalurkan langsung kepada:
- Guru ngaji dan marbot masjid
- Anggota Satlinmas
- Ketua RT dan RW di seluruh wilayah Sukabumi
Sementara itu, untuk memastikan layanan kesehatan warga tetap prima, Pemkot Sukabumi menyalurkan dana operasional Posyandu sebesar Rp3,07 miliar.
Fasilitas kesehatan jemput bola juga diperkuat lewat kucuran dana Rp972,4 juta. Anggaran ini digunakan untuk menyokong operasional layanan homecare, klinik sore di berbagai Puskesmas, serta penyediaan fasilitas ambulans gratis bagi warga yang membutuhkan.
Genjot Ekonomi Kreatif dan Tekan Pengangguran
Di sektor ekonomi dan pengembangan SDM, Pemkot Sukabumi mengandalkan program Menata Kebaikan Tech dengan realisasi anggaran mencapai Rp904,7 juta. Program ini difokuskan untuk memacu pertumbuhan sektor ekonomi kreatif berbasis teknologi.
Selain itu, intervensi modal dan pelatihan juga dilakukan melalui beberapa lini:
- Dana Hibah Koperasi: Sebesar Rp660 juta dikucurkan untuk mendukung operasional 33 Koperasi Merah Putih.
- Menekan Pengangguran: Dana sebesar Rp122,1 juta dialokasikan untuk mengoptimalkan fungsi Balai Latihan Kerja (BLK) agar melahirkan tenaga kerja siap pakai.
- Sukabumi Kota Wakaf: Terealisasi sebesar Rp165 juta untuk penguatan ekonomi syariah.
Untuk menjaga komunikasi dua arah dengan warga, Pemkot juga menggelar program Ngopy (Ngobrol Happy Bareng Wali Kota) sebanyak tiga kali dengan serapan anggaran Rp123 juta.
Empat Program Masih Tahap Persiapan
Meski sebagian besar program sosial dan ekonomi sudah berjalan, Bappeda Kota Sukabumi mencatat masih ada beberapa program unggulan lain yang saat ini masuk dalam fase pematangan dan persiapan taktis.
Program-program tersebut meliputi:
- Pemuda Berdaya: Optimalisasi peran dan alokasi anggaran kepemudaan.
- Pusat Konseling Keluarga Ayeuna: Layanan penguatan ketahanan keluarga.
- Layanan Ambulans Jenazah: Perluasan fasilitas kedaruratan warga.
- Sukabumi Menyala: Proyek digitalisasi layanan publik terintegrasi berbasis teknologi.


