Jakarta, Indonesia – Sektor pertanian Indonesia kini memasuki era transformasi digital dengan adopsi teknologi modern yang signifikan. Berbagai inovasi teknologi pertanian mulai dari sistem irigasi otomatis, drone pemantau lahan, hingga sensor tanah pintar telah mulai diterapkan oleh petani di berbagai wilayah Indonesia.
Menteri Pertanian dalam keterangannya menyatakan bahwa pemerintah terus mendorong modernisasi pertanian melalui program digitalisasi dan mekanisasi. “Kami berkomitmen untuk meningkatkan produktivitas pertanian nasional melalui penerapan teknologi tepat guna yang dapat membantu petani meningkatkan hasil panen mereka,” ujar Menteri.
Di Jawa Tengah, sekelompok petani telah berhasil meningkatkan produksi padi hingga 30% setelah mengadopsi sistem smart farming. Teknologi ini memungkinkan pemantauan kondisi tanah secara real-time, pengaturan irigasi otomatis, dan analisis prediktif untuk menentukan waktu tanam dan panen yang optimal.
Para ahli pertanian optimis bahwa dengan dukungan teknologi modern, Indonesia dapat mencapai swasembada pangan dan meningkatkan daya saing produk pertanian di pasar global. Namun, tantangan tetap ada terutama dalam hal akses teknologi dan pendampingan bagi petani kecil.



