Site icon indonesiainsight.com

Khvicha Kvaratskhelia Menggila: Kemas 10 Gol di Liga Champions dan Samai Rekor Zlatan Ibrahimovic

PARIS – Bintang utama Paris Saint-Germain (PSG), Khvicha Kvaratskhelia, kembali membuktikan kapasitasnya sebagai salah satu penyerang paling mematikan di benua Eropa. Pemain sayap asal Georgia ini tampil luar biasa dan secara resmi sukses menyamai rekor legendaris milik Zlatan Ibrahimovic sebagai pencetak gol terbanyak PSG dalam satu musim kompetisi Liga Champions.

Kepastian rekor ini didapat setelah Kvaratskhelia mencetak brace (dua gol) saat membantu Les Parisiens menumbangkan Bayern Munich lewat drama sembilan gol dengan skor akhir 5-4. Pada leg pertama babak semifinal Liga Champions yang digelar Rabu (29/4) dini hari WIB tersebut, dua gol tambahan di Parc des Princes menggenapkan pundi-pundi golnya menjadi 10 di pentas Eropa musim ini.


Berdiri Sejajar dengan Sang Legenda

Torehan 10 gol Kvaratskhelia di Liga Champions musim ini bukan sekadar angka biasa. Catatan tersebut membuat pemain yang dijuluki “Kvaradona” ini menyamai rekor eksklusif yang sebelumnya dipegang teguh oleh Zlatan Ibrahimovic sejak musim 2013/2014 silam.

Selama lebih dari satu dekade, belum ada satupun punggawa PSG yang mampu menyentuh defisit dua digit gol di kompetisi antarklub kasta tertinggi Eropa tersebut dalam satu musim. Kini, Kvaratskhelia berhasil mematahkan kutukan tersebut. Hebatnya lagi, ia masih memiliki peluang emas untuk melampaui rekor sang legenda dan berdiri sendirian di puncak, mengingat PSG masih menyisakan laga leg kedua.

Pecahkan Rekor Kontribusi Gol Terbanyak

Kegilaan Kvaratskhelia tidak hanya berhenti pada urusan mencatatkan nama di papan skor. Pemain yang didatangkan dari Napoli ini juga mengukir sejarah baru untuk kontribusi secara keseluruhan di lapangan.

Dengan rincian 10 gol dan 5 assist, Kvaratskhelia kini menjadi pemain PSG dengan kontribusi gol tertinggi (15 Goal/Assist) dalam satu musim Liga Champions. Angka impresif ini resmi melewati rekor yang dipegang oleh rekan setimnya, Ousmane Dembélé, yang pada musim lalu mencetak 14 G/A (8 gol, 6 assist).

Performa beringas ini bahkan memancing decak kagum dari legenda AC Milan, Clarence Seedorf, yang tanpa ragu melabeli Kvaratskhelia sebagai “pemain terbaik di dunia” usai laga kontra Bayern Munich.

Menatap Tiket Final di Allianz Arena

Meski berhasil memenangkan leg pertama, tugas Kvaratskhelia dan kawan-kawan belum usai. Ujian berat telah menanti di kandang Bayern Munich pada leg kedua pekan depan.

Jika Kvaratskhelia mampu kembali merobek jala gawang raksasa Bundesliga tersebut, ia tidak hanya akan menulis ulang buku sejarah PSG dengan melewati rekor Zlatan Ibrahimovic, tetapi juga akan membawa timnya selangkah lebih dekat menuju ambisi mempertahankan trofi “Si Kuping Lebar”.

Akankah magis Kvaratskhelia kembali berlanjut di tanah Jerman? Patut kita nantikan aksi selanjutnya dari sang bintang.

Exit mobile version